Cara Menghitung Cor Beton Per m3 + Biaya

Membangun gedung atau rumah yang memiliki lebih dari satu lantai membutuhkan dak beton. Fungsi utama dari dak beton ini adalah sebagai batas lantai bangunan bertingkat yang berbentuk horizontal yang nantinya digunakan sebagai lantai bangunan. Cara menghitung cor beton per m3 untuk dak beton menggunakan rumus perhitungan dari segi material bangunan dan juga upah pekerja.

Mengetahui biaya yang dibutuhkan untuk membuat dak beton diperlukan agar Anda dapat membuat estimasi uang yang dibutuhkan. Sehingga proses pembuatan dak beton bisa berjalan dengan lancar dan juga tidak ada kendala dalam proses pengerjaannya.

Rumus Menghitung Dak Beton

Untuk cara menghitung cor beton per m3, dibutuhkan takaran yang pas agar hasil bisa lebih kuat, kokoh dan dak beton bisa bertahan lama. Adonan cor beton harus dibuat dengan komposisi yang benar mengikuti takaran yang dianjurkan dengan komposisi sebagai berikut:

  • Semen komposisi 11 persen
  • Batu koral atau split 41 persen
  • Pasir kasar 26 persen
  • Air 16 persen

Selain menggunakan perhitungan persentase di atas, bisa juga menggunakan perhitungan dengan perbandingan 1:2:3 untuk material yang digunakan yaitu 1 semen : 2 pasir : 3 batu koral atau split. Untuk perhitungan yang lebih jelas bisa melihat contoh di bawah ini.

Cara Menghitung Material Dak Beton

Cara menghitung cor beton per m3, dibutuhkan terlebih dahulu hitungan material yang digunakan dalam proses pengecoran. Misal akan mengecor dak beton dengan 6 x 13 meter dengan ketebalan dak 12 cm dan menggunakan besi berukuran 10 mm yang jarak cincin 20 cm. Cara menghitungnya adalah sebagai berikut ini.

  1. Cara Menghitung Bahan Dak Beton

Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah dengan menghitung material bangunan yang dibutuhkan untuk pengerjaan dak beton. Berikut perhitungan bahan yang dibutuhkan meliputi:

  • Luas dak beton: 6 m3 dikali 10 m3 dikali 0,12 meter = 9,36 m3

Kemudian menghitung campuran adukan cor beton dengan perbandingan 1 semen : 2 pasir : 3 batu koral.

  • Semen: 1/6 dikali 9,36 m3 (luas dak beton) : 0,024 = 65 sak
  • Pasir: 2/6 dikali 9,36 m3 (luas dak beton) = 3,12 m3
  • Batu koral: 3/6 dikali 9,36 m3 (luas dak beton) = 4,68 m3
  • Besi: 130 batang
Baca Juga :  Pengertian Ilmu Properti

Bahan Dak Beton

  1. Cara Menghitung Material Cor Balok

Setelah menghitung kebutuhan dak beton, kemudian hitung material cor balok dengan ukuran 15 x 30 cm yang membutuhkan 6 besi diameter 10 mm dan begel d8-200. Perhitungan material cor sebagai berikut:

  • Panjang balok cor: (6 x 6 m) ditambah (3 x 13 m) = 75 meter.
  • Beton: 0,15 m3 dikali 0,30 m3 dikali 75 m =2,7 m3
  • Semen: 1/6 dikali 2,7 m3 : 0,024 = 19 sak
  • Pasir: 2/6 dikali 2,7 m3 = 0,9 m3
  • Batu koral: 3/6 dikali 2,7 m3 = 1,35 m3
  • Besi diameter 10 mm: 6 dikali 75 m = 450 m atau 38 batang
  • Besi diameter d8 dengan panjang 1 begel = 0,8 m
  • Begel: 300 dibagi 12 = 25 batang

Dari perhitungan dak beton dan material cor di atas, maka Anda akan mengetahui kebutuhan total material yang akan digunakan, yaitu:

  • Semen: 65 sak ditambah 19 sak = 84 sak
  • Pasir 3,12 m3 ditambah 0,9 m3 = 4,02 m3
  • Batu koral: 4,68 m3 ditambah 1,35 m3 = 6,03 m3
  • Besi d10: 130 batang ditambah 38 batang = 168 batang
  • Besi d8: 25 batang

Menghitung material yang dibutuhkan penting guna menentukan biaya pembuatan dak beton. Dengan menghitung material sebelum melakukan proses dak beton, tentu akan lebih efektif dalam membeli material yang dibutuhkan nantinya.

Perhitungan Biaya Dak Beton

Setelah diketahui kebutuhan total seluruh material yang akan digunakan, langkah berikutnya untuk cara menghitung cor beton per m3 adalah menghitung biaya yang perlu dikeluarkan. Anda harus mengetahui harga material yang dibutuhkan. Berikut rincian biaya material yang dibutuhkan dalam proses pembuatan dak beton.

  • Semen

Harga semen satu sak adalah sekitar Rp 52.000, sehingga biaya yang dibutuhkan untuk membeli semen adalah 84 kali harga satu sak semen yaitu Rp 4.368.000.

  • Pasir

Untuk harga pasir per m3 adalah sekitar Rp 250.000, sedangkan yang dibutuhkan adalah 6,3 m3, sehingga total biaya pasir adalah Rp 1.507.500.

  • Besi diameter 10 mm

Harga satuan besi diameter 10 mm adalah sekitar Rp 54.000, total yang dibutuhkan 168 batang sehingga membutuhkan biaya Rp 9.072.000.

  • Besi 8 mm

Harga satuan besi 8 mm adalah Rp 36.000, dibutuhkan 25 batang maka total biaya adalah Rp 900.000.

Dari perhitungan itu, maka total anggaran yang dibutuhkan untuk membeli material adalah Rp 16.731.700.

Perhitungan Upah Tukang

Cara menghitung cor beton per m3 tidak hanya dilihat dari material yang dibutuhkan, tetapi juga akan ada biaya untuk upah tukang yang bekerja membuat dak beton. Biaya upah tukang bangunan bervariasi antara Rp 100.000 hingga Rp 250.000 per hari. Kadang juga harga upah cor beton per m3 menjadi patokan dalam menentukan biaya upah tukang ketika mengerjakan dak beton.

Baca Juga :  Cara Menghitung Upah Borongan Tukang Bangunan

Upah cor dak beton

Menghitung pengeluaran upah bisa dilakukan dengan menggunakan rumus jumlah tukang dikali dengan berapa hari bekerja. Contoh jika pengerjaan dak beton membutuhkan tukang 5 orang dalam waktu 5 hari, maka biaya minimal yang harus dikeluarkan adalah Rp 2.500.000.

Dari perhitungan di atas, maka total uang yang dibutuhkan untuk membangun dak beton adalah Rp 19.231.700. Bisa dikatakan bahwa biaya atau harga cor per kubik adalah Rp 2.054.668.

Bagi Anda yang tidak ingin dipusingkan dengan perhitungan dari segi material bahan bangunan dan upah pekerja, bisa juga menggunakan jasa pembuatan dak beton yang perhitungan biaya didasarkan dengan berapa kubik dak beton yang akan dibuat. Saat ini banyak agen properti yang menawarkan pembuatan dak beton dengan sistem seperti ini.

Mengenal Cor Bondek

Sebelum membahas tentang cor bondek, perlu diketahui terlebih dahulu apa itu bondek. Bondek merupakan material bangunan yang berbentuk lembaran yang dibuat dari galvalum yang dilapisi galvanis atau aluminium. Sedangkan cor bondek adalah teknik melakukan dak beton dimana bondek digunakan sebagai pengganti triplek.

Menggunakan teknik cor bondek memiliki keunggulan dibandingkan menggunakan triplek yaitu lebih awet dan tahan lama. Selain itu cor bondek juga membuat tampilan dak lebih bagus, tahan akan api, tahan karat dan juga ramah lingkungan. Namun biaya cor dak bondek per m2 akan lebih besar jika dibandingkan dengan menggunakan triplek.

Dengan mengetahui cara menghitung cor beton per m3, Anda akan mendapatkan gambaran biaya membuat dak beton. Anda bisa mempersiapkan seluruh biaya yang dibutuhkan sebelum melakukan proses dak beton.