Instalasi Listrik Rumah Tangga Yang Aman

Sebuah rumah pasti memiliki instalasi listrik namun yang kemudian menjadi pertanyaan adalah apakah instalasi listrik yang terpasang sudah sesuai dengan standar keamanan? Dalam artikel ini akan diberikan contoh instalasi listrik rumah tangga yang benar agar hunian lebih aman dan nyaman.

Instalasi listrik harus dipasang dengan memperhatikan keamanan agar terhindar dari resiko seperti korsleting, kebakaran dan juga kebocoran arus listrik. Lalu apa saja yang perlu diperhatikan dalam instalasi listrik rumah ini?

Persiapan Pemasangan Instalasi Listrik Rumah

Sebelum melaksanakan atau membuat instalasi listrik rumah, Anda perlu mempersiapkan dengan matang. Persiapan meliputi perlengkapan yang dibutuhkan dan biaya instalasi listrik. Dengan adanya persiapan sejak awal, maka dalam proses pemasangan tidak ada hambatan dan dapat berjalan dengan lancar.

Cara Instalasi Listrik rumah

Beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memasang instalasi listrik yang bisa digunakan sebagai contoh instalasi listrik rumah tangga yang benar meliputi:

  • Menghitung luas bangunan

Luas bangunan sangat berpengaruh terhadap proses pemasangan instalasi listrik. Dengan mengetahui luas bangunan rumah, maka Anda akan mendapatkan gambaran mengenai kebutuhan apa saja yang diperlukan agar dapat mengakomodir seluruh bangunan rumah.

Contoh gampangnya ketika sudah mengetahui luas bangunan rumah, Anda bisa mendapatkan gambaran panjang kabel yang dibutuhkan, jumlah saklar dan lampu sehingga dapat memperkirakan biaya kebutuhan.

  • Denah ruangan dalam rumah

Mengetahui denah ruangan atau jumlah ruangan juga diperlukan untuk mengetahui pengeluaran instalasi listrik. Setiap ruangan rumah membutuhkan material yang berbeda-beda baik itu dari segi lampu, stop kontak maupun kabel.

Sebagai contoh instalasi listrik rumah tangga pada pemilihan lampu ruang tamu dengan kamar mandi tentu memiliki perbedaan dari segi watt yang digunakan. Dengan mengetahui denah ruangan rumah, Anda akan lebih mudah untuk merinci kebutuhan instalasi listrik yang sesuai. Selain itu juga dapat meminimalisir kesalahan dalam membeli peralatan yang dibutuhkan.

  • Kebutuhan daya listrik

Menentukan daya listrik juga harus dipertimbangkan dengan matang. Anda harus menghitung berapa daya yang dibutuhkan agar kebutuhan listrik rumah dapat tercukupi dengan baik.

Kebutuhan akan daya listrik rumah dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti peralatan apa saja yang ada dalam rumah, luas rumah dan juga kondisi rumah tingkat atau tidak. Semakin banyak komponen peralatan yang memerlukan daya listrik, maka semakin banyak daya yang dibutuhkan.

Baca Juga :  Kombinasi Warna Cat Rumah Cream & Coklat

Luas bangunan juga akan mempengaruhi kebutuhan akan daya listrik. Rumah yang memiliki bangunan luas, tentu akan membutuhkan lampu yang lebih banyak sehingga daya listrik yang dibutuhkan juga akan lebih besar.

  • Persiapan kebutuhan material

Mempersiapkan material apa saja yang dibutuhkan bisa digunakan sebagai landasan dalam menentukan besaran biaya yang dibutuhkan. Biaya bergantung pada material apa saja yang dibutuhkan untuk membuat rangkaian listrik rumah tangga yang sesuai.

Setelah mengetahui luas bangunan, denah ruangan dalam rumah dan sudah menentukan daya listrik langkah terakhir adalah mempersiapkan material yang dibutuhkan. Material meliputi panjang kabel yang dibutuhkan, jumlah lampu yang dibutuhkan, stop kontak dan lain sebagainya.

Pemasangan Instalasi Listrik Rumah

Setelah persiapan sebelum memasang instalasi rumah telah terpenuhi, langkah selanjutnya adalah melakukan pemasangan instalasi listrik rumah. Pemasangan instalasi listrik tidak hanya bisa dilakukan oleh orang yang ahli dalam bidang listrik saja, Anda juga bisa melakukan sendiri jika sudah paham caranya.

Tetapi perlu diingat, bahwa pemasangan instalasi listrik rumah harus dipasang dengan standar yang benar. Contoh instalasi listrik rumah tangga yang sesuai standar dari PLN, agar dapat mengurangi resiko terjadinya korsleting listrik. Langkah melakukan instalasi listrik bisa dengan mengikuti cara di bawah ini.

  • Membuat jalur kabel

Langkah pertama adalah dengan membuat jalur-jalur yang nantinya akan digunakan sebagai tempat kabel. Biasanya jalur listrik dibuat di bagian atas rumah atau dekat plafon. Hal itu untuk segi keamanan rumah, agar dapat mengurangi resiko kecelakaan penghuni rumah tersengat listrik akibat memegang kabel listrik.

Kabel merupakan material yang kadang rentan menjadi pemicu korsleting listrik Oleh karena itu, kabel listrik akan lebih baik jika dimasukkan dalam pipa sebagai wadahnya. Pipa berfungsi sebagai pelindung kabel dari resiko kerusakan.

  • Membobol dinding rumah

Setelah membuat jalur kabel listrik, langkah selanjutnya adalah dengan membobol dinding yang digunakan sebagai jalur kabel. Kabel yang sudah dimasukkan dalam pipa, akan lebih aman jika ditanam dalam dinding rumah.

Membobol dinding juga diperlukan sebagai tempat untuk saklar dan juga stop kontak yang dibutuhkan. Namun sebelum melakukan hal ini, Anda perlu membuat denah jalur dan tempat stop kontak terlebih dahulu, agar dinding yang dibobol sesuai dengan kebutuhan.

  • Memasang Box MCB

MCB wajib ada dalam instalasi listrik rumah yang berfungsi sebagai pelindung jika terjadi korsleting listrik. Pemasangan MCB atau ELCB lebih baik dilakukan dekat dengan sumber listrik agar pemasangan kabel dapat dilakukan dengan mudah.

Baca Juga :  BI Checking SLIK OJK dan Pengecekannya

Memasang Box MCB

  • Tahap finishing

Setelah jalur kabel, stop kontak dan saklar terpasang dengan rapi, langkah selanjutnya adalah melakukan tahap finishing. Pada tahap ini adalah menutup bagian jalur kabel, stop kontak dan saklar dengan menggunakan semen. Hal itu diperlukan agar jalur listrik lebih aman dan membuat tembok rumah terlihat lebih rapi.

Tips Instalasi Listrik yang Aman

Instalasi listrik rumah yang aman adalah instalasi yang sesuai dengan standar keamanan PLN. Ketika melakukan proses pemasangan dilakukan dengan prosedur yang benar sesuai dengan penjelasan di atas agar dapat meminimalisir resiko korsleting listrik.

Berikut tips memasang instalasi listrik yang aman sebagai contoh instalasi listrik rumah tangga, agar tidak membahayakan penghuni rumah.

  • Gunakan kabel SNI

Kabel yang digunakan dalam instalasi listrik harus merupakan kabel SNI atau Standar Nasional Indonesia. Kabel yang memiliki label SNI merupakan kabel yang memiliki kualitas bagus dan aman digunakan.

Kualitas kabel perlu diperhatikan dengan baik, agar jaringan listrik lebih aman dan dapat mengurangi resiko korsleting. Kabel juga akan lebih baik jika dibungkus atau dimasukkan dalam pipa sesuai dengan pemasangan instalasi listrik yang telah dijelaskan di atas.

  • Membagi jalur listrik

Membagi jalur listrik juga bisa dilakukan agar instalasi lebih aman. Buatlah jalur listrik sendiri untuk peralatan elektronik yang membutuhkan daya listrik besar seperti contohnya kulkas, AC, pompa air dan peralatan lain yang berdaya besar.

Komponen peralatan elektronik yang memiliki daya besar kadang membuat arus listrik tidak stabil karena daya yang dibutuhkan besar. Dengan memisahkan jalur listrik seperti ini akan dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan.

Penutup

Pemasangan instalasi listrik rumah bisa dilakukan sendiri, akan tetapi perlu dilakukan dengan standar keamanan yang sesuai agar dapat mengurangi resiko korsleting listrik. Anda bisa menyimpulkan contoh instalasi listrik rumah tangga yang sesuai setelah membaca artikel ini. Pemasangan yang tidak sesuai bisa menimbulkan masalah yang serius seperti misalnya kebakaran rumah akibat arus pendek.